5 Kiat Mengatasi Anak Yang Susah Makan

Written by Wiro on June 16, 2020 in Beberapa langkah untuk membuat anak anteng with no comments.

Walau kedua minuman tersebut tergolong minuman bermanfaat, tapi menjadikannya pengganti makanan juga bukan hal yang bijak. Namun, perhatikan juga jika bayi memiliki alergi terhadap suatu makanan tertentu. Hindari supaya bahan makanan tersebut tidak masuk ke dalam menu MPASI hariannya. Anak belajar dan meniru, bila ia melihat orang tuanya menyingkirkan sayuran dari piringnya, anak cenderung akan melakukan hal yg sama.

Selain karena tidak ada gunanya, bayi justru dapat menjadi trauma. Dampaknya, keengganan yang sama akan berulang terjadi pada kesempatan makan berikutnya. Jika anak susah makan, seringkali kita sebagai orang tua memarahinya, menakutinya, mengancamnya, bahkan menghukum agar anak mau menuruti perintah kita untuk makan. Padahal hal tersebut memberikan dampak buruk untuk psikologinya ke depan, bahkan anak bisa merasa ketakutan jika sudah memasuki waktu makan.

Bagaimana cara untuk mengatasi anak yang susah makan

Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada tenaga kesehatan. Ketika bayi menolak untuk makan, Ibu kerap menjadi panik dan khawatir. Namun, Ibu tidak perlu panik berlebihan karena hal tersebut justru dapat menimbulkan suasana yang tidak kondusif sehingga membuat bayi susah makan. Menyuruh anak makan dengan cepat dan segera menghabiskan makanannya hanya akan membuat anak merasa enek dan akan menyebabkan mual. Sehingga kemungkinan besar anak tidak akan bisa menghabiskan porsi makannya dengan benar.

Hal ini lazim terjadi saat balita mulai beralih dari makanan cair ke makanan padat, biasanya pada usia 2-6 tahun. Meski anak susah makan tidak disebabkan oleh penyakit, orang tua tetap harus berupaya mengatasi kondisi tersebut. Jika dibiarkan terjadi berkelanjutan, anak susah makan bisa berakhir pada malnutrisi yang berujung pada gangguan tumbuh kembang. Cara mengatasi anak susah makan yang ke empat adalah dengan menghilangkan stres pada saat makan. Memaksa, menekan, atau meneriaki seorang anak untuk makan tidak akan pernah membantu situasi. Cara mengatasi anak yang susah makan berikutnya yaitu dengan menyajikan porsi yang tepat.

Tetapi setidaknya anak menjadi tidak takut untuk mencoba jenis makanan baru lainnya. Setelah itu, ajak mereka ke dapur dan membantu kamu dalam mempersiapkan makanan di meja. Dengan begitu, hal ini bisa mendorong perkembangan positif dari perilaku makan anak.

Setidaknya, ini bisa sedikit mengurangi apa yang dirasakan si Kecil. Khusus untuk bayi susah makan akibat tengah mengalami pertumbuhan gigi, ada solusi spesifik yang bisa Mama gunakan. Setelah bisa mengidentifikasi penyebab bayi susah makan, agaknya Mama sudah mendapat bayangan apa langkah yang tepat untuk mengatasinya. Misalnya dengan meminta pertolongan untuk mengambilkan buah atau sayur di swalayan maupun membantu menyiapkan meja makan. Gunakan alat makan yang menarik sesuai dengan karakter kesukaan anak, sehingga anak akan tertarik pada alat makan tersebut dan mau makan menggunakan alat makan tersebut.

Melansir dari Healthline Parenthood, berikut ini adalah beberapa cara mengatasi anak susah makan yang wajib Anda ketahui trik-triknya. Very Well Family merekomendasikan Anda untuk menyediakan beberapa menu baru tiap minggu yang perlu dicoba anak. Cobalah untuk mengkombinasikan menu yang disukai anak dengan menu baru. Hal itu bisa jadi salah satu cara mengatasi anak susah makan yang cukup efektif.

Bagi orang tua yang memiliki anak yang susah makan bisa jadi itu menjadi masalah yang cukup membuat pusing. Biasanya, masalah susah makan terjadi saat si kecil memasuki fase batita yang sepenuhnya lepas dari ASI dan mulai rutin mengonsumsi makanan padat. Pada fase ini si kecil semakin bisaA� mengenal beragam jenis rasa makanan maupun minuman. Ia juga sudah mampu memilih makanan yang lebih ia sukai dan yang tidak terlalu ia sukai. Jika anak mengalami masalah ini, tidak sedikit orang tua yang kemudian frustrasi dan kebingungan mencari cara mengatasi anakA� susah makan. Bila Anda memaksa si kecil untuk memakan makanan yang ia tidak suka si kecil bisa kesal dan aktivitas makan pun menjadi tidak menyenangkan lagi, dan justru penuh tekanan.

Hal ini diperburuk dengan anak yang mau makan, tapi tidak ingin makan nasi. Banyak dari anak-anak yang tidak mau memakan nasi di piringnya, melainkan hanya lauknya atau beberapa facet dish yang menarik selera makan mereka. Dengan makan bersama anak, orangtua memberi contoh yang akan ditiru oleh anaknya. Biarkan anak makan dengan santai dan pindah tempat makan jika anak bosan makan di tempat yang sama setiap harinya.

Nah, kamu tidak harus menghindari whole junk food ini, boleh memberikan asalkan sesuai kontrol. Kamu harus melibatkan anak atas setiap kegiatan yang dilakukan. Jika disertai multitasking seperti kegiatan di atas, anak akan fokus pada jalan-jalannya, nonton TVnya atau bermain gadgetnya saja. Yang juga kerap terlupakan, di usia batita ini rasa ingin tahu anak sudah semakin besar. Apa cita rasa yang disukai anak, tugas orangtualah untuk menemukannya. Rasa senang orangtua tak terbendung saat melihat bayinya yang masih berusia 3-4 bulan menyantap buburnya dengan lahap.

Comments are closed.