Bila Si Kecil Sulit Makan

Written by Wiro on June 15, 2020 in Beberapa langkah untuk membuat anak anteng with no comments.

Ilustrasi makanan lucu (Pexels/Buenosia Carol)Anak-anak suka dengan hal unik dan berwarna-warni, termasuk dalam urusan memilih makanan. Nah, ini bisa jadi salah satu cara meningkatkan nafsu makan anak ketika mereka mulai ogah-ogahan makan. Yuk, simak cara mengatasi anak susah makan untuk picky eater kesayangan Moms! Picky eater atau ‘pemilih makanan’ adalah istilah pada balita yang susah makan karena memilih-milih makanan.

Kondisi ini biasanya dialami oleh anak yang baru saja hendak mencoba makan jenis makanan baru atau pernah mencobanya tapi tidak suka. Si Kecil memiliki porsi makan yang berbeda dengan orang dewasa. Jangan berikan terlalu banyak, Anda cukup memberinya sedikit sesuai porsinya. Ibu bisa melibatkan anak dalam menyiapkan makanan di meja makan, misalnya diminta untuk membawakan buah, sayur, atau lauk.

Buah potong mungkin sulit untuk dikunyah, sebaiknya lumatkan buah menjadi jus, agar anak tetap mendapatkan nutrisi yang baik dari buah-buahan. Bisa juga mengkreasikan tampilan makanan, seperti membuat makanan lebih warna-warni dengan bentuk yang berbeda. Hal ini akan membuat anak lebih tertarik dan tidak mengenali rasa makanan yang sebenarnya tidak dia sukai. Maraknya berita tentang jaringan pedofilia di Facebook tentunya membuat orang tua khawatir. Lakukan beberapa hal ini untuk membentengi anak dari kejahatan seksual di dunia maya maupun di lingkungan rumah dan sekolah. Ini adalah solusi terakhir saat anak tidak kunjung untuk makan, bawalah anak ke dokter dan konsultasikan hal-hal apa saja yang menyebabkan anak tidak mau makan.

Menghadapi anak susah makan bisa diakali dengan menyediakan buah kesukaan si kecil. Membangun suasana yang menyenangkan untuk anak akan membuatnya lebih memiliki nafsu makan. Memintanya untuk memilih alat makan sendiri ketika berada di toko akan sangat memengaruhinya.

Untuk menyingkat waktu, akhirnya dipilih menu yang sudah familier. Masalah kerepotan memang hilang, tapi hal tersebut bisa berdampak pada yang lain, salah satunya si kecil. Saat si kecil menolak santapan yang Anda sajikan, jangan buru-buru memarahinya. Perhatikan dulu apakah ada yang berbeda dari kondisi fisik atau perangainya. Perilaku makan dan sikap orang tua/ pengasuh terhadap makanan dapat ditangkap oleh anak. Memaksa anak makan malah akan menimbulkan kecemasan lebih lanjut dan membuat anak semakin tidak nyaman.

Dengan memberikan pujian-pujian kecil, anak akan merasa bangga atas apa yang dilakukannya dan akan semakin bersemangat untuk makan. Hal itu diakibatkan perut tidak enak, gigi tumbuh, sampai tidak menyukai makanan yang dihidangkan. Sahabat ninety nine bisa membentuk nasi seperti hewan dan gunakan lauk serta sayur sebagai pemanisnya. Kalau selama ini Anda terbiasa menyajikan tampilan makanan yang biasa-biasa saja, coba deh untuk mengkreasikannya.

Kamu juga bisa menyiasatinya dengan menyediakan alat makan khusus miliknya. Ingat bahwa kapasitas perut anak berbeda dengan orang dewasa. Dengan begitu, anak tidak merasa kewalahan dan dapat menghabiskan makanannya dengan cepat.

Terus upayakan anak konsumsi serat meski dalam jumlah kecil terlebih dulu. “Beri sedikit demi sedikit sampai ia mengenali rasanya,” tambah wanita cantik ini. Serat memiliki manfaat untuk kesehatan seperti melunakan tinja sehingga BAB lebih teratur dan mencegah dan mengatasi konstipasi dan hemoroid . Selain itu, bisa juga dengan memvariasikan rasa makanan lain agar bisa melengkapi nutrisi yang dibutuhkan anak. Intoleransi makanan terjadi ketika tubuh sulit mencerna zat tertentu yang terkandung dalam makanan, yaitu gandum, laktosa, dan gluten.

Untuk mengurangi kemungkinan tersebut, maka Mama bisa mengenalkan beberapa makanan baru sedikit demi sedikit, hingga anak dan tubuhnya mulai menerima makanan tersebut. Selama enam bulan pertama kehidupannya, si Kecil hanya minum ASI. Saat ia baru mulai menikmati MPASI, maka tubuhnya butuh waktu untuk menyesuaikan proses ini.

Bagaimana cara untuk mengatasi anak yang susah makan

Aktivitas seperti ini dapat membantu mendorong perkembangan positif dari perilaku makan anak. Setelah itu, Anda juga bisa mengajak anak untuk membantu menyiapkan makanan di meja makan. Langsung memberikan makanan baru dalam porsi banyak bisa membuat anak enggan memakannya, terlebih jika tidak suka dengan tampilan, tekstur, atau aromanya. Banyak anak sering minum di tengah-tengah proses makannya dengan alasan seret atau haus.

Comments are closed.